Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 12, 2019

People Power

Kami juga bisa people power... Aturan sudah baku bagi sebuah negara . Di sebut Undang undang Dasar atau UUD. Aturan dibawahnya di sebut Undang undang, atau UU. Dan ada Peraturan pemerintah pengganti undang-undang ,atau Perpu , sampai pada Derajad kepres. ( Keputusan Presiden). Di daerah tingkat satu, propinsi dan tingkat dua kabupaten /Kota , ada  aturan yang diberi nama Perda atau peraturan Daerah dan sebagainya. Indonesia kita ini Negara besar. Bentuknya Negara  kesatuan . Jadi.. Bukan negara Theokrasi atau negara agama. Maka , jalan pemerintah annya diatur  oleh Undang  Undang. Bukan oleh " Qonun atau ijtimak" . "Lagian ijtimak kok berkulit jilid itu tanda gak faham dan tidak fokus . Kurang kerjaan." Jadi... Undang Undang itu juga produk Konsensus ,yang membuat DPR RI. Bukan buatan Jokowi Ma'ruf. Maka Konsensus ber Bangsa dan ber Negara itu menjadi komitmen suci. Nah... mbok yao , jangan nganeh nganehi. Selama , ini Rizik , teman teman etni...

SPIRIT RAMADHAN 1440

Ketua Umum FSSN Foundation بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم        Selama ini banyak orang yang berpuasa tetapi tidak berbekas. Sebab, mereka tidak memenuhi kriteria puasa secara sufistik. Apa saja kriteria puasa secara sufistik itu? Pertama-tama, ibadah apapun bagi pejalan Spiritual atau kaum sufi secara umum bisa dikerangkakan ke dalam tiga langkah atau tahapan, yaitu takhalli, tahalli dan tajalli. Takhalli secara bahasa berarti mengosongkan, dalam terminologi tasawuf berarti membersihkan diri dari berbagai dosa yang mengotori jiwa, baik dari dosa lahir maupun dari dosa batin, atau istilah al-Ghazali itu penyakit hati. Yang dimaksud dosa lahir di sini adalah setiap perbuatan dosa yang melibatkan aspek fisik atau badan jasmani kita. Contohnya seperti me...

SYAIR RAMDHAN

"Dipersimpangan Jalan"      Kenapa ada dua jalan di sini, ke mana arah yang harus dituju, aku belum kenal daerah ini, petunjuk pun takku punyai, padahal sebentar lagi alam akan zulmut. Di kananku persimpangan yang luas, jalannya licin beraspal, cahayanya berkilau, indah memukau, aku ingin lewat ke sana, Di kiriku ada jalan setapak, seperti tak dijejak, penuh semak berteman duri, gelap tanpa cahaya tiada benderang, mungkin tak ada waktu untuk ayunkan langkah ke sana. Aku mulai berjalan, melangkah dengan penuh semangat, menuju impian terang, namun sekian lama aku mengatur langkah, kenapa jalan ini kian menyempit, sepi, sunyi walau di tengah riuh, ke mana lagi akan kuayun, tak ada hujung, semuanya menipu, apakah aku harus kembali? mengulang langkah dari mula, tapi perjalananku begitu jauh, Aku takut waktu tak beri kukesempatan, aku terlalu jauh mengayun langkah, badanku telah lelah, kakiku telah menginjak lumpur, rambutku dinaungi kutu-kut...

Melawan Sayhwat serta menundukkan amarah

Rembang, NU Online Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) mengungkapkan, manusia ma'rifat adalah orang-orang yang berani melawan syahwat, amarah dan mempu meninggalkan amalan-amalan buruk yang dilarang oleh agama. Kelebihan orang ma'rifat yaitu dibukanya seluruh kekuatan batinnya untuk melihat alam malakut, ruh para malaikat, ruh para nabi dan sesuatu yang indah yang tidak ada di dunia. Dalam keadaan apa pun, kata Gus Mus, batin manusia ma'rifat bisa melihat alamul malakut. Sebab kalbu yang melahirkan kekuatan batin tersebut berasal dari alam malakut. Pembicaraan soal manusia ma'rifat dan alam malakut itu disampaikan Gus Mus saat Ngaji Pasanan Kitab Kimya as-Sa'adah karya Imam Al-Ghazali di Pondok Raudlatuth Thalibien, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (11/5) malam. "Pertanyaannya, kalau tidak tidur atau tidak dalam mati apakah kalbu bisa melihat, apakah dalam melek-melekan (terjaga) begini kita bisa mendapatkan...

Kabais akan Menangkap Prabowo Kalau Macam-macam

Gambar
Opini Oleh:  Marsda Pur Prayitno Ramelan * Pembaca pasti masih ingat Jenderal  Leonardus Benjamin Moerdani (LBM), Almarhum, dengan nick name Benny, yaitu mantan Menhankam/Pangab. Tetapi almarhum  lebih dikenal sebagai tokoh intelijen, saat memimpin  Badan Intelijen Strategis (Bais ABRI), kini  bernama Bais TNI.  Saat itu Bais ABRI  demikian powerful dalam menjaga keamanan dan keselamatan negara. Perkembangan sembilan komponen Intelijen Strategis dalam dan luar negeri diawasi Bais dengan ketat, diangani secara sistematis. Nah, saat dipimpin LBM itu,  faham demokrasi bebas belum dikenal seperti saat ini, baru populer di negara-negara Barat.  Pada waktu itu di sini, jangankan orang berencana mau makar, ngomong jelek ke pemerintah saja langsung dicokok. Saat terjadi lima anggota Komando Jihad pada 28 Maret 1981 membajak pesawat Garuda dan membawa kabur ke Thailand, mereka dikejar LBM  dan disikat di Don Muang. Den-81 Kopassus dimainkan,...

Panen Radikal

Sejak Habib Riziq CS memobilisasi masa untuk mengadili orang yang menurutnya menista al-Quran, saya sangat semangat menulis mengingatkan bahaya dari gerakan itu. Hari-hari ini, bulan-bulan ini, hingga tahun-tahun mendatang entah kapan berakhir kita panen raya radikalisme, buah dari politisasi agama. Sehari kemarin saja kita dikagetkan oleh seorang pemuda yang dengan entengnya mengaku siap memenggal kepala presiden. Saya mendengarnya saja bergidik, tidak sanggup, sementara ibu-ibu muda disampingnya berteriak takbir antusias mendengar kata jagal itu. Malamnya tersebar video gerombolan bapak bergamis menggruduk indomaret hanya karena karyawannya menyumbang 1000 perak kepada mereka. Memaki-maki, menggebrak, entah endingnya bagaimana perbuatan barbar itu, kita tidak bisa melihatnya di video singkat yang beredar. Sepekan sebelumnya, polisi berhasil meringkus terduga pelaku teror yang akan meledakan lokasi people power dengan bom berdaya ledak tinggi. Darimana saya tahu dengan yakin, sej...