Pembunuh Paman Nabi bertaubat

Wahsyi adalah pembunuh paman Rasululloh yang bernama sayyidina Hamzah bahkan bukan hanya membunuh tapi juga mencabik-cabik Hamzah dan meminum darah dan memakan hatinya. Wahsyi masuk Islam dengan mengirim surat terlebih dahulu dari Makah kepada Rasululloh yangberada di Madinah yang isi surat tersebut adalah " Saya ingin masuk Islam tapi ada ayat Al-Qur'an yang mencegah saya ya itu
 والذين يدعون مع الله إلها أخر ولا يقتلون النفس التي حرم الله إلاّ بالحق ولا يزنون ومن يفعل ذالك يلق أثاما padahal saya sudah melakukan itu semua, apa saya masih bisa bertaubat..?"
maka turunlah ayat " إلاّ من تاب وعمل صالحا فأولئك يبدلون الله سيئاتهم حسنات " dan Rosululloh menjawab suratnya Wahsyi dengan ayat tersebut, setelah Wahsyi membaca surat dari Rosululloh lalu berkirim surat lagi dengan menjawab " didalam Ayat tersebut terdapat syarat ya itu "beramal sholeh" dan saya tidak tahu apakah saya mampu beramal sholeh atau tidak" lalu dijawab kembali oleh Rosululloh dengan Ayat " إنّ الله لايغفر أن يشرك به ويغفرما دون ذالك لمن يشاء " lalu dijawab lagi pleh Wahsyi melalui surat ke3 yang isinya "didalam ayat tersebut terdapat Syarat lagi ya itu (Alloh mengampuni orang yang dikehendaki) apaka Alloh berkehendak mengampuni saya?" 
setelah itu turun lah Ayat : 
ياعبادي الذين أَسْرَفُوا على أنفسهم لاتقنطوا من رحمة الله إنّ الله يغفر الذنوب جميعا إنّه هوالغفور الرحيم setelah itu Wahsyi tidak menemukan syarat lagi dan akhirnya wahsyi pergi ke Madinah untuk Masuk Islam dan mengikuti Rosululloh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Besar dan kecil

Pemilu Terburuk