Taqorrub
Taqorrub ilalloh (mendekatkan diri pada Alloh)
Manusia hidup hanyalah untuk beribadah sebagaimana disampaikan dalam al Quran:
وما خلقت الجن والإنس إلاّ ليعبدون
Esensi dari ibadah itu sendiri adalah bagaimana seorang manusia melakukan pendekatan kepada Alloh atau dalam bahasa arab disebut taqarrub.
Proses pendekatan diri kepada Allah tidak hanya diwujudkan dengan bentuk ibadah murni seperti wirid, istighotsah, sholat, puasa atau bentuk ibadah murni yang lain. Taqarrub juga bisa diwujudkan dengan menyesuaikan status sosial seseorang. Seperti Kejujuran, keadilan dan kemampuan menghindarkan diri dari berbuat dzalim termasuk korupsi bagi seorang pemimpin, pegawai pemerintah atau anggota DPR juga merupakan bentuk taqarrub.
Pemahaman seperti ini penting sekali disosialisasikan agar seseorang itu tidak hanya mementingkan dan menyombongkan ibadah murni yg dijalaninya setiap hari dan meremehkan perilaku sosialnya terhadap lingkungannya sehingga berperilaku tidak sesuai dengan koridor agama. Kemampuan seorang politisi dalam membedakan posisi diri dalam bergaul dengan sesama muslim, sesama warga negara dan sesama manusia juga bentuk kemasan taqarrub yang lain. Ketika berada diluar koridor politik, seorang politisi harus mampu membangun ukhuwah Islamiyah dan wathoniyah serta berbuat tawasuth dengan sesamanya meski berbeda agama atau jalur politik dengan dirinya. Seorang politisi PKB harus mampu bergaul erat dengan sesama muslim yang lain dari partai lain baik Golkar, PDIP atau PPP atau lainnya
Kemampuan melihat diri inilah yang penting sekali kita tanamkan kepada generasi muda kita agar tidak memandang sesama muslim yang berbeda jalur politiknya seperti orang berbeda agama. Betapa indahnya kehidupan ini bila hal ini bisa kita wujudkan bersama.
Bila kita seorang pegawai pemerintahan menemui hadits yang menyatakan:
شرار العلماء الذين يأتون الأمراء
وخيار الأمراء الذين يأتون العلماء
Seburuk-buruk ulama adalah mereka yang (sibuk) mendatangi pemerintah atau penguasa dan sebaik-baik pemerintah atau penguasa adalah mereka yang mendatangi ulama.
Maka perhatikan kalimat terakhir, jangan membahas bagian awal. Artinya bagian proses pendekatan diri pada Alloh untuk seorang pegawai pemerintahan adalah mendekati ulama, untuk mendapatkan penyegaran diri agar terselamatkan dari tindakan yang tidak terpuji atau keluar dari syariat agama kita.
Wal hasil, untuk menjalani salah satu kewajiban kita yaitu mendekat kepada Allah, kita harus faham bahwa jalan menuju ke sana bukan dari satu pintu. Namun hal itu dapat kita aplikasikan dalam bentuk amal perbuatan yang lain menyesuaikan profesi kita masing-masing yang sejalur dengan konteks syariat Islam. Wallahu A’lam
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih anda telah mengunjungi kami