GURU

Bisakah Kita Menghilangkan Kegelapan?

Jika kita belum bisa menemukan guru sejati (Mursyid sejati) itu karena diri kita sebenarnya belum siap untuk bertemu dengan Guru.

Kita tidak dapat menendang kegelapan keluar dari suatu tempat, karena kegelapan bukanlah suatu keberadaan.  Kegelapan adalah ketidak adanya cahaya. Hanya karena cahaya kita bisa melihat dengan jelas.

Bertemu Guru itu bukan hanya anugrah tapi juga keajaiban. Bahkan mungkin sampai dengan 5000 tahun yang akan datang belum tentu kita bisa bertemu dengan guru.

Kita bukanlah burung hantu yang bisa melihat dalam gelap. Oleh karenanya cahaya adalah sesuatu yang sangat berharga,

Tidak masalah kita hidup dalam kondisi seperti apa saja, asal kita memiliki kejelasan dalam berkehidupan.
Yang dimaksud dengan kejelasan adalah  kemampuan melihat kehidupan sebagaimana adanya. Baik itu merupakan hal fisik yang sederhana atau pada dimensi mistis kehidupan (bukan fisik/batin), kita harus dapat menghadapinya dengan bijaksana, tapi itu hanya jika kita memiliki kemampuan untuk melihatnya sebagaimana adanya.

Istilah Guru adalah sebuah cahaya yang mampu menghilangkan kegelapan.
cahaya disuatu tempat itu mampu menghilangkan kegelapan dan menunjukkan sebagaimana adanya.

Oleh karenanya GURU adalah sebuah gelar yang sangat terhormat. Karena pada dasarnya, pekerjaan seorang Guru bukan hanya untuk mengajarkan moralitas tetapi lebih kepada mengantar pada perjalanan spiritualitas kedalam diri sehingga bertemu dan mengenal kehidupan sebagaimana adanya (wusul).

Jika manusia mau untuk berkembang ke sifat aslinya, dan mengurangi setiap persepsinya serta tak mengobral emosinya,  maka secara alami sumber penciptaan akan berfungsi secara optimal di dalam diri kita dan pasti bisa menemukan guru. Manusia akan dapat kebahagiaan dan membahagiakan serta berjalan lurus sesuai petunjuk arah yang diperlihatkan oleh cahaya dan akhirnya pasti bertemu sang pencipta...

Mari kita belajar mengenal diri dan mengolah energi saja.

Yahya syarwani

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Besar dan kecil

Pemilu Terburuk